Minggu, 15 Maret 2026

Mengenal Husein Mutahar

Pengenalan

Halo anak-anak! Sudah kenal dengan Husein Mutahar atau H. Mutahar? 😊 Beliau adalah pahlawan kita lho! H. Mutahar lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916, dan meninggal 9 Juni 2004. Ia dikenal sebagai bapak Paskibraka 🇮🇩 yang bertugas mengibarkan bendera merah putih setiap 17 Agustus, serta pencipta lagu-lagu kebangsaan seperti “Hari Merdeka” dan “Syukur” 🎶. Yuk, kita ikuti kisah serunya!

Masa Kecil dan Pendidikan

Pada masa kecil, H. Mutahar pandai belajar dan sangat aktif di kepanduan (Pramuka). 🌱 Ia berasal dari keluarga Arab-Indonesia yang menghargai pendidikan agama dan kebangsaan. Waktu SMA, ia pernah mengikuti Jambore Pramuka Internasional di London (1938) lho! 🇬🇧🎉 Sejak muda ia sudah gemar musik dan bernyanyi.

Perjuangan Kemerdekaan

Kemudian, saat Indonesia berjuang memerdekakan diri, H. Mutahar ikut membantu perjuangan kemerdekaan. Ia pernah menjadi sekretaris panglima Angkatan Laut, lalu menjadi ajudan Presiden Soekarno. Di Yogyakarta, ia dipercaya menjaga Bendera Pusaka Merah Putih saat terjadi Agresi Militer Belanda II (1948). Dengan cerdik, bagian merah bendera disembunyikan di pinggangnya, dan bagian putih di koper agar tidak diketahui musuh【14†L153-L160】. Wah, berani sekali dia ya! 🙌 Setelah aman, bendera itu dijahit kembali seperti semula.

Lagu Merah Putih dan Karya Musik

Selain berjuang, H. Mutahar juga menciptakan banyak lagu nasional dan lagu anak-anak. 🎵 Lagu "Syukur" ciptaannya mulai diperkenalkan Januari 1945【3†L281-L289】, lalu "Hari Merdeka" dibuatnya pada 1946【3†L290-L298】. Beberapa lagu ciptaannya yang terkenal adalah:

  • 🎵 "Syukur" (Hymne kebangsaan, 1945)【19†L185-L190】
  • 🎵 "Hari Merdeka" (Lagu perjuangan, 1946)【19†L185-L190】
  • 🎵 "Dirgahayu Indonesiaku" (Lagu resmi HUT ke-50 RI)【19†L185-L190】
  • 🎵 Lagu Pramuka seperti "Gembira" dan "Hymne Pramuka"【19†L194-L200】

Lagu-lagunya masih sering kita nyanyikan setiap 17 Agustus dan saat kegiatan pramuka. Mantap, kan? 😃👍


H. Mutahar menguji lagu karyanya dengan orkestra. Sumber: Perpustakaan Nasional RI.

Paskibraka dan Kepanduan

H. Mutahar juga terkenal sebagai pendiri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)【19†L207-L209】. Ia ingin para pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia ikut bertugas mengibarkan bendera Merah Putih. Pada tahun 1967 ia diminta membuat sistem pengibaran bendera baru. Akhirnya dibentuklah satu regu khusus dengan jumlah anggota 70 orang, dibagi menjadi 3 kelompok (17, 8, 45) untuk simbol tanggal proklamasi【16†L215-L220】. Setiap 17 Agustus, anggota Paskibraka berlatih mengibarkan bendera pusaka dengan khidmat, hasil ide cemerlang dari beliau. Seru ya? 🎉

Ilustrasi


Anggota Paskibraka mengibarkan bendera pusaka. Sumber: Wikimedia Commons (domain publik).

Karier Lain dan Diplomasi

Setelah masa perjuangan, H. Mutahar juga berkiprah di bidang diplomasi. 🇻🇦 Pada 1969–1973 ia menjadi Duta Besar Indonesia untuk Vatikan (Tahta Suci). Setelah itu, ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri. Meski sibuk, ia tetap aktif di kepanduan dan musik. Beliau hidup sederhana dan tidak pernah menikah, namun mempunyai 10 anak angkat (8 laki-laki dan 2 perempuan)【12†L310-L313】. 😄

Warisan dan Penghargaan

Sebagai pahlawan, H. Mutahar mendapatkan penghargaan tinggi seperti Bintang Gerilya dan Bintang Mahaputra Pratama. ⭐ Warisannya sangat besar: lagu ciptaannya masih kita dengarkan, dan Paskibraka menjadi tradisi kebanggaan bangsa. Dengan karya-karyanya, H. Mutahar mengajarkan kita cinta tanah air 🇮🇩 lewat lagu dan bendera. Keren banget, kan? 😊

Fakta Menarik

  • 😁 Suka musik! Waktu muda ia mendirikan orkes kereta api di Semarang.
  • 😲 Pernah menguji lagu "Hari Merdeka" dengan orkestra: semangatnya sampai naik meja, sampai meja itu ambruk!【12†L246-L250】
  • 🎒 Ibu Tien Soeharto pernah memesan lagu untuk Jambore Pramuka. Lagu "Jambore Pramuka" ciptaannya jadi mudah dihafal anak pramuka【12†L299-L304】.
  • 👨‍👩‍👧‍👦 Meski tak menikah, H. Mutahar punya 10 anak angkat yang dia anggap keluarga sendiri【12†L310-L313】.

Penutup

Itulah cerita tentang H. Mutahar, bapak Paskibraka dan pencipta lagu kebangsaan yang inspiratif. 🌟 Beliau menunjukkan betapa pentingnya semangat dan cinta tanah air. Yuk, kita teruskan semangat beliau! Kita bisa menyanyikan lagu ciptaannya dengan bangga, dan menghargai jasa Paskibraka yang mengibarkan bendera kita setiap tahun. Terima kasih, Bapak Mutahar! 🙏💖

Sumber: RRI.co.id【18†L80-L82】; Detik.com【15†L1-L4】; Historia.id【10†L182-L185】

0 comments:

Posting Komentar