
Kegiatan PERJUSA dibuka secara resmi oleh Ageng Ariadin selaku Kapinsakocab SIT Madiun. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab bagi peserta didik.
Checklist Peralatan: Belajar Disiplin Sejak Dini
Sebelum memulai rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti sesi pemeriksaan perlengkapan (checklist peralatan). Kegiatan ini bertujuan melatih kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab peserta dalam mempersiapkan kebutuhan pribadi selama perkemahan. Melalui kegiatan sederhana ini, peserta belajar bahwa keberhasilan suatu kegiatan diawali dengan persiapan yang matang dan tertib.
Materi PBB dari Danramil Geger
Salah satu materi utama dalam PERJUSA adalah Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang disampaikan oleh personel Komando Rayon Militer Geger. Materi ini memberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, kekompakan, ketegasan, serta kemampuan mengikuti instruksi dengan baik.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap arahan dan praktik gerakan dasar PBB. Selain meningkatkan keterampilan baris-berbaris, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan yang sejalan dengan tema TELADAN.
Yel-Yel Regu: Adu Kreativitas dan Kekompakan
Suasana semakin meriah saat masing-masing regu menampilkan yel-yel kebanggaan mereka. Dengan penuh semangat, peserta menunjukkan kreativitas dalam merangkai kata-kata penyemangat, gerakan, dan kekompakan tim.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, serta semangat kebersamaan antaranggota regu. Beragam yel-yel yang unik dan menarik berhasil menghidupkan suasana perkemahan.
Mengasah Logika Melalui Sandi dan Materi Penjelajahan
PERJUSA juga menghadirkan materi sandi-sandi kepramukaan dan penjelajahan yang menantang kemampuan berpikir peserta. Dalam kegiatan ini, peserta diajak memecahkan berbagai kode sandi, memahami petunjuk arah, serta menyelesaikan tantangan yang membutuhkan ketelitian dan kerja sama.
Melalui materi tersebut, peserta tidak hanya belajar keterampilan kepramukaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan komunikasi dalam kelompok.
Malam Unggun Gembira
Memasuki malam hari, seluruh peserta berkumpul mengikuti kegiatan Malam Unggun Gembira. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa ketika peserta bernyanyi, bermain, dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan panitia.
Malam unggun menjadi momen yang berkesan karena mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta.
Pentas Seni: Wadah Ekspresi dan Keberanian
Setelah kegiatan unggun, peserta menampilkan berbagai pertunjukan dalam Pentas Seni. Beragam penampilan seperti menyanyi, puisi, drama, dan atraksi kreatif lainnya berhasil menghibur seluruh peserta dan pembina.

Jelajah Alam di Sekitar Pangkalan SDIT Insan Madani
Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan Jelajah Alam di sekitar pangkalan SDIT Insan Madani. Kegiatan ini dirancang untuk melatih ketahanan fisik, kemampuan observasi, kerja sama regu, serta kecintaan terhadap lingkungan.
Dalam perjalanan, peserta menyelesaikan berbagai pos tantangan yang menguji keterampilan kepramukaan, kekompakan, dan kemampuan memecahkan masalah. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan di alam terbuka.
Menjadi Pramuka Penggalang yang TELADAN
Melalui seluruh rangkaian kegiatan PERJUSA, nilai-nilai TELADAN (Tertib, Energik, Luwes, Aktif, Disiplin, Alim, dan Nasionalis) berhasil ditanamkan kepada seluruh peserta. Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan kepramukaan, tetapi juga pengalaman berharga dalam membangun karakter, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan.
PERJUSA SDIT Insan Madani tahun 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan kepramukaan merupakan sarana pendidikan karakter yang efektif dan menyenangkan. Diharapkan semangat TELADAN yang telah dibangun selama perkemahan dapat terus diterapkan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Pramuka Penggalang SDIT Insan Madani: Tertib, Energik, Luwes, Aktif, Disiplin, Alim, dan Nasionalis.”







.jpg)
.jpg)
0 comments:
Posting Komentar