Kami, keluarga besar SDIT Insan Madani Madiun, merasa sangat bangga dan terharu atas prestasi gemilang ini. Rasa bangga itu makin besar karena dari total 31 anggota tim Polcil Kecamatan Geger, 10 di antaranya adalah siswa-siswi terbaik dari SDIT Insan Madani. Sebuah bukti bahwa semangat disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab yang ditanamkan di sekolah membuahkan hasil nyata di lapangan.
Berikut nama 10 anak SDIT INSAN MADANI, yang ikut dalam team kecamatan Geger:
Tidak mudah untuk sampai di titik ini. Anak-anak hebat ini telah berlatih tanpa lelah, menahan panas, capek, dan waktu bermain mereka hanya demi tampil sebaik mungkin. Namun semua terbayar lunas saat nama Kecamatan Geger dipanggil sebagai juara pertama. Suasana penuh haru, bangga, dan syukur terasa menyelimuti seluruh peserta dan pembina yang hadir.
Kami percaya, prestasi ini bukan hanya tentang piala atau juara, tetapi tentang proses pembentukan karakter — disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Nilai-nilai inilah yang selalu kami tanamkan di SDIT Insan Madani dalam setiap kegiatan belajar maupun ekstrakurikuler.
Terima kasih kepada seluruh pembina, guru, orang tua, dan tentunya anak-anak hebat yang sudah berjuang keras. Semoga kemenangan ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi, serta menginspirasi teman-teman lain untuk terus semangat dan pantang menyerah.
Sekali lagi, selamat untuk Tim Polcil Kecamatan Geger!
Kalian adalah kebanggaan kami semua.
✨ “Kerja keras dan doa adalah kunci setiap keberhasilan.”
Dari Pion Menjadi Champion: Khafid Dzaki Numan Rifai Raih Harapan 1 di Turnamen Catur Klub Pion Kencono
Ada pepatah yang mengatakan, *"Langkah besar dimulai dari satu langkah kecil."* Begitu pula yang dialami oleh **Khafid Dzaki Numan Rifai**, salah satu siswa berprestasi yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di ajang **Turnamen Catur Klub “Pion Kencono”** yang digelar di **MIN 4 Madiun tahun 2025**.
Dengan penuh ketenangan dan strategi yang matang, Khafid berhasil meraih **juara Harapan 1**, sebuah pencapaian yang tentu tidak datang begitu saja. Setiap langkah bidak yang ia gerakkan di papan catur menjadi simbol ketekunan dan fokus yang luar biasa—sebuah refleksi dari semangat belajar dan pantang menyerah yang juga ditanamkan dalam kegiatan Pramuka di SDIT Insan Madani.
Turnamen ini diikuti oleh puluhan peserta muda dari berbagai sekolah dan klub catur di wilayah Madiun. Dalam suasana yang hangat namun kompetitif, Khafid menunjukkan bahwa prestasi bukan hanya soal hasil akhir, melainkan juga tentang proses dan semangat untuk terus berkembang.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa karakter yang dibentuk melalui kegiatan sekolah dan kepramukaan memiliki dampak luas—termasuk dalam dunia olahraga dan seni berpikir seperti catur. Dari latihan kecil di sela waktu belajar, kini Khafid mampu membuktikan bahwa *“Dari Pion Menjadi Champion”* bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang bisa diraih dengan usaha dan doa.
Selamat kepada **Khafid Dzaki Numan Rifai** atas prestasinya. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berjuang, berprestasi, dan membawa nama baik sekolah serta keluarga besar **SDIT Insan Madani** di setiap medan perlombaan.
Pencapaian ini membuktikan bahwa semangat belajar, usaha gigih, dan doa yang tulus dapat membawa siswa meraih keberhasilan. Naura, yang kini berada di kelas 6 Said bin Za’id, dikenal sebagai siswa yang tekun, sopan, dan memiliki antusiasme belajar yang besar. Ia terlibat dalam sejumlah kegiatan di sekolah, baik yang bersifat akademis maupun kepramukaan, dengan mencerminkan karakter “berakhlak dan berprestasi”, selaras dengan visi SDIT Insan Madani.
Perjuangan yang Sulit
Olimpiade IPAS JSIT adalah kompetisi prestisius yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai Sekolah Islam Terpadu di seluruh Jawa Timur. Proses pemilihannya panjang dan penuh rintangan. Naura perlu melalui beberapa tahap pemilihan, dari penyisihan tingkat kabupaten hingga ke babak final provinsi.
Dalam perjalanan tersebut, Naura menerima pengajaran intensif dari guru pembimbing yang selalu menanamkan semangat berjuang, disiplin, dan keyakinan bahwa belajar merupakan bagian dari ibadah. Materi IPAS yang dipelajarinya tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dihubungkan dengan nilai-nilai Islam — mengamati kebesaran Allah melalui pengetahuan.
“Naura merupakan anak yang memiliki semangat pantang menyerah.” Saya belajar dengan tekun dan selalu berupaya memahami setiap konsep yang diajarkan. "Kami semua merasa bangga dengan keberhasilannya," kata salah satu guru pembimbing IPAS SDIT Insan Madani.
Cerminan Kaum Muslim dan Kecintaan Terhadap Ilmu
Prestasi yang dicapai Berlian Naura menjadi kebanggaan bukan hanya untuk sekolah, melainkan juga untuk seluruh keluarga besar JSIT Madiun. Dalam dirinya tercermin karakter pelajar Muslim yang sempurna — cerdas, disiplin, berbudi pekerti baik, dan mencintai ilmu.
Di tengah zaman digital yang cepat, Naura menunjukkan bahwa nilai ketekunan dan keseriusan dalam belajar tetap menjadi kunci keberhasilan.
Kepala SDIT Insan Madani menyampaikan apresiasinya atas prestasi tersebut. “Kami bersyukur atas anugerah ini. Prestasi Naura menjadi motivasi bagi seluruh siswa agar terus semangat belajar dan berani berkompetisi secara sehat. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan di masa depan,” ujarnya.
Harapan untuk Generasi Penerus
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SDIT Insan Madani lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun karakter. Sekolah berkomitmen untuk terus mendampingi peserta didik dengan pembelajaran yang seimbang antara ilmu, iman, dan akhlak, sesuai dengan semangat pendidikan Islam terpadu.
Selamat dan sukses kepada Berlian Naura Hidayat, peraih Medali Perunggu Olimpiade IPAS JSIT Jawa Timur 2025.
Semoga selalu menjadi berlian yang bersinar terang — membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.
Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus Pusat Badan SAKO Pramuka SIT JSIT Indonesia Periode 2025–2029
Bismillahirrahmanirrahim
Atas nama keluarga besar Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SAKO SIT) Daerah Madiun, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada kakak-kakak yang telah resmi dilantik sebagai Pengurus Pusat Badan SAKO Pramuka SIT JSIT Indonesia Periode 2025–2029.
Semoga amanah mulia ini menjadi jalan keberkahan, menambah kekuatan ukhuwah, serta mengokohkan langkah kita semua dalam membina generasi muda Indonesia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berjiwa kepemimpinan.
Kami berharap, di bawah kepemimpinan kakak-kakak yang baru dilantik, SAKO Pramuka SIT dapat semakin berperan aktif dalam membangun bangsa, memperluas sinergi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kejayaan Indonesia melalui jalan pendidikan dan kepramukaan.
Doa kami selalu menyertai, semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, dan bimbingan-Nya kepada kakak-kakak semua dalam menjalankan amanah besar ini.
Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin.
Madiun, September 2025 Hormat kami, Ageng Ariadin, S.Pd. Pinsakoda Pramuka SIT Madiun
⚜️⚜️⚜️ pengurus pusat JSIT Indonesia di Badan SAKO Pramuka SIT
Madiun, 13 September 2025 — Semangat kebersamaan dan pendidikan karakter islami terpancar kuat dalam gelaran PERSARI Perkemahan Sehari 2025 yang berlangsung di halaman **SDIT Insan Madani**, Sabtu (13/9). Mengusung tema "CERIA Cerdas Energik Ramah mandirI, Aktif", kegiatan ini diikuti oleh 82 Pramuka Siaga yang terbagi dalam delapan barung peserta.
Persari ini bukan sekadar ajang lomba kepramukaan, melainkan juga sarana pembinaan Pramuka Iman generasi muda yang tumbuh dalam nilai-nilai keislaman, berkarakter tangguh, serta cerdas spiritual dan sosial. Kegiatan ini mencerminkan upaya nyata untuk mencetak Pramuka Insan Madani yaitu pribadi muslim yang seimbang antara ilmu, iman, dan amal.
Mengawali Hari dengan Ibadah: Dasar Pramuka Iman
Ciri khas kepramukaan SIT kembali terlihat dalam pembukaan acara yang diawali dengan shalat Dhuha berjamaah. Aktivitas ini menjadi fondasi spiritual peserta sebelum menjalani berbagai kegiatan edukatif. Tak hanya sekadar rutinitas ibadah, momen ini juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter Pramuka Iman yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap aktivitasnya.
Upacara pembukaan dilaksanakan dengan khidmat dan semangat tinggi, dipimpin oleh perwakilan andalan dan Kamabigus dari tiap pangkalan SIT. Hadir pula Kapinsakocab SIT Daerah Madiun, Kak Ageng Ariadin, S.Pd, yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan panitia.
> “Persari ini adalah langkah nyata dalam menanamkan nilai kepramukaan yang islami. Inilah Pramuka Iman yang kita cita-citakan: disiplin, jujur, dan berjiwa tolong-menolong,” ujar Kak Ageng dalam sambutannya.
---
Kegiatan Edukatif dan Islami: Mencetak Pramuka Insan Madani
Rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif dan sarat nilai. Setiap pos kegiatan menggambarkan keseimbangan antara keterampilan, spiritualitas, dan kecerdasan sosial. Beberapa kegiatan unggulan di antaranya:
Hasta Karya – Melatih kreativitas dan ketelitian melalui keterampilan tangan.
KIM (Kemampuan Indra Manusia)– Permainan untuk mengasah konsentrasi dan daya ingat.
Sambung Ayat Al-Qur’an– Lomba spiritual yang mempererat hubungan peserta dengan Al-Qur’an.
Bola Gotong– Melatih kekompakan dan semangat kerja sama tim.
Dwisatya dan Dwidarma – Uji pemahaman dasar-dasar janji dan darma Pramuka Siaga.
Materi P3K oleh PMR SMKN 1 Geger – Edukasi dasar pertolongan pertama pada kecelakaan.
Permainan Seru dan Interaktif – Menumbuhkan sportivitas dan rasa kebersamaan.
Kegiatan ini menguatkan konsep Pramuka Insan Madani, di mana anak-anak tidak hanya dibentuk sebagai pribadi aktif dan terampil, tetapi juga berakhlak mulia dan sadar tanggung jawab sosial.
---
Kolaborasi, Keceriaan, dan Penanaman Nilai Sejak Dini
PERSARI 2025 menjadi ajang silaturahmi antar-regu SIT se-Madiun, sekaligus wadah untuk berbagi semangat kepramukaan dalam balutan nilai-nilai Islam. Suasana penuh canda tawa namun tetap tertib menjadikan kegiatan ini berkesan bagi seluruh peserta.
Dalam apel penutupan, diumumkan peserta dan barung terbaik, disambut antusias oleh seluruh peserta. Lebih dari sekadar lomba, setiap anak pulang membawa pengalaman baru, nilai-nilai kebaikan, dan semangat Pramuka Iman yang terus menyala.
---
Komitmen SAKO SIT: Mendidik dengan Nilai, Membangun Pramuka Iman
SAKO Pramuka SIT Daerah Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang menyenangkan namun bermakna. Pesta Siaga ini adalah salah satu bentuk ikhtiar nyata dalam mencetak generasi muda berkarakter Islam, unggul secara intelektual, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Dengan pendekatan yang menyatukan pendidikan agama dan kepramukaan, Pramuka Insan Madani bukan lagi sekadar wacana — ia sedang dibentuk hari ini, di bumi Madiun, lewat tangan-tangan para pembina, guru, dan relawan kepramukaan SIT.
---
**Editor**: Tim Redaksi Pramukaiman.com
**Tag**: Pramuka Iman, Pramuka Insan Madani, SIT, Pesta Siaga, Madiun, Pendidikan Islam, Karakter Anak
PUTAT, Madiun – Di bawah bendera merah putih yang berkibar gagah di langit Desa Putat, barisan Pramuka Pangkalan SDIT Insan Madani melangkah dengan penuh keyakinan. Selama tiga hari, 12–14 Agustus 2025, lapangan desa menjadi saksi ketangguhan, keceriaan, dan persaudaraan dalam gelaran **Jambore Kwartir Ranting Geger**. Kegiatan ini digelar dalam rangka **HUT Pramuka ke-64**, menghimpun ratusan penggalang dari SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Geger.
Dengan komposisi peserta yang matang dan semangat tak mengenal lelah, **SDIT Insan Madani** tak hanya hadir untuk mengisi barisan—mereka datang untuk memberi warna. Hasilnya, torehan prestasi membanggakan diraih: 5 besar Peserta Terbaik serta Juara Tergiat 3, sebuah pengakuan atas dedikasi, disiplin, dan kekompakan yang terjaga sejak persiapan hingga hari penutupan.
Ageng Ariadin, Koordinator Pramuka SDIT Insan Madani, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan para peserta. *"Kita tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga membawa pulang cerita perjuangan, persahabatan, dan pelajaran hidup. Inilah makna sejati Pramuka—bukan sekadar lomba, tapi latihan hidup yang sesungguhnya."*
Keikutsertaan ini menjadi bukti bahwa pramuka SDIT Insan Madani terus konsisten menorehkan kiprah di setiap kegiatan kwartir. Mereka bukan hanya sekumpulan anak berseragam cokelat, tetapi pasukan muda yang berani melangkah maju, menantang rintangan, dan menjaga nilai-nilai Dasa Dharma di hati.
Dari Putat, semangat itu kini kembali ke sekolah. Piala disimpan di lemari prestasi, namun yang paling berharga adalah kobaran api semangat yang terus menyala di dada setiap anggota. Karena bagi Pramuka SDIT Insan Madani, setiap jambore hanyalah satu dari banyak perjalanan panjang menuju pribadi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.
Jambore Kwartir Ranting Geger 2025 Meriahkan HUT Pramuka ke-64
Geger — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64, Kwartir Ranting (Kwarran) Geger sukses menggelar kegiatan Jambore pada 12–14 Agustus 2025 di Lapangan Desa Putat. Acara ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari 30 regu putra dan 29 regu putri jenjang SD/MI hingga SMP/MTs se-Kecamatan Geger.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Panitia, Agus Iswoyo, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya jambore. “Jambore ini menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, dan persaudaraan antarpramuka,” ujarnya.
Pembukaan resmi dilakukan oleh Camat Geger, Bapak Puguh Wijayanto, S.STP., didampingi Kepala Desa Putat, Setiyoso N. Prosesi pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya, di antaranya tari kolosal, atraksi pencak silat, serta semaphore dance yang dibawakan oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kecamatan Geger.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan perkemahan, lomba keterampilan kepramukaan, hingga permainan edukatif yang dirancang untuk melatih kerjasama tim dan kepemimpinan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara, menjadikan Jambore Kwarran Geger 2025 sebagai momen berkesan bagi seluruh pramuka yang hadir.
Dengan semangat HUT Pramuka ke-64, diharapkan kegiatan ini dapat terus mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berkarakter.